Prinsip Desain Komunikasi Visual

prinsip desain komunikasi visual

Strategi Bisnis Pengusaha Dunia – Prinsip Desain Komunikasi Visual – Kendati berakar pada seni rupa namun desain bisa dibedakan dari seni karena fungsi dan tujuan. Secara visual, fungsi ini ditafsirkan dengan memastikan sebuah gambar harus memiliki pusat perhatian, titik fokus. Prinsip-prinsip desain adalah aturan yang harus diikuti oleh perancang komunikasi visual untuk menciptakan komposisi efektif yang dengan bersih menyampaikan pesan kepada audiensnya.

Mungkin Anda berpikir, ‘Tapi tunggu! Saya pikir desain adalah semua tentang kreativitas? ‘

Jika Anda seorang pengusaha atau desainer yang baru memulai, Anda mungkin tergoda untuk menjadi liar dan menggabungkan lima tipografi dan warna pertama yang menarik perhatian Anda, dan yakin bahwa Anda menciptakan sesuatu yang segar dan baru.

Yang terjadi justru sebaliknya, Anda mungkin malah membuat desain yang kacau, tidak selesai, atau audiens tidak dapat menangkap pesan Anda.

Prinsip Desain Komunikasi Visual

Desain grafis, seperti disiplin apa pun, mematuhi aturan ketat untuk membuat pekerjaan stabil dan seimbang. Jika pekerjaan itu kehilangan keseimbangan itu, komunikasi atau pesan yang disampaikan akan menjadi lemah dan tidak efektif.

Artikel ini akan menunjukkan kepada Anda 7 prinsip desain yang paling dasar dengan harapan Anda dapat merancang desain yang lebih efektif.

1. Penekanan atau Emphasis

Emphasis, penekanan atau prioritas adalah prinsip desain yang bertujuan untuk menonjolkan sesuatu yang spesifik. Penekanan atau emphasis dalam desain boleh jadi telah berevolusi menjadi sebuah strategi ketimbang hanya menjadi prinsip dasar.

Emphasis dalam desain bisa diterapkan ke area konten, ke gambar, ke tautan, atau ke tombol, dll. Penekanan hampir  digunakan di sebagian besar bidang desain, termasuk arsitektur, desain lanskap, dan desain mode.

Emphasis mengelilingi kita, bahkan mungkin Anda sendiri tidak menyadari bahwa ketertarikan Anda akan suatu visual hingga keputusan untuk melakukan pemilihan atau pembelian karena dampak dari “emphasis”.

2. Keseimbangan dan Rata Letak Alignment

Keseimbangan penempatan elemen akan membentuk stabilitas dan struktur untuk desain. Layaknya arsitektur bangunan, struktur berbicara tentang bobot yang didistribusikan dalam desain dengan penempatan elemen Anda.

3. Alur, Sequence atau Movement

Masih berhubungan dengan emphasis dan berfokus pada layout atau tata letak. Sequence atau urutan atau kerap juga disebut dengan hierarki /flow /aliran.

Dalam merancang sebuah konten, Anda harus membuat prioritas dan mengurutkan mana yang harus dibaca terlebih dahulu hingga yang boleh dibaca di akhir penyampaian.

Apabila semua komponen desain pada layout sama sama kuat bukan tidak mungkin audiens Anda akan menangkap informasi yang berbeda dengan yang ingin Anda sampaikan.

4. Repetisi atau Pengulangan

Pengulangan memperkuat desain dengan mengikat elemen grafis bersama. Repetisi membantu menciptakan asosiasi dan konsistensi. Pengulangan dapat menciptakan ritme (perasaan gerakan yang teratur).

5. Kontras

Kontras adalah penjajaran elemen yang berlawanan (warna berlawanan pada roda warna, atau nilai cahaya / gelap, atau arah – horizontal / vertikal). Kontras berhubungan dengan emphasis, memungkinkan kita untuk menekankan elemen utama dalam desain Anda.

6. Space dan White Space

Ruang dalam prinsip desain mengacu pada jarak atau area antara, di sekitar, di atas, di bawah, atau di dalam elemen. Baik ruang positif dan negatif merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam setiap desain.

White Space dalam desain bukan berarti tidak berguna. Dengan adanya white space bertujuan untuk menciptakan jarak sehingga otak manusia mampu menangkap organisasi sekaligus penekanan dalam desain.

7. Proporsi

Proporsi dalam desain adalah hubungan perbandingan antara satu bagian dengan bagian lain atau bagian dengan elemen keseluruhan.

Ketika emphasis, kontras, repetisi, dan keseimbangan telah dikuasai dengan matang, proporsi adalah sesuatu yang akan Anda peroleh secara organik atau dengan sendirinya akan tercipta.

 

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.