Cara Membuat Infografis yang Efektif untuk Marketing

peran infografis dalam marketing, cara membuat infografis yang baik dan efektif

Strategi Bisnis Pengusaha Dunia – Apa itu Infografis – Konten Visual – Bagaimana peran Infografis dalam marketing di era digital saat ini, bagaimana cara membuat infografis yang menarik dan efektif untuk pemasaran – Tutorial membuat infografis

Sebuah tren yang jelas yang kita lihat dalam bisnis saat ini adalah peningkatan penggunaan konten visual. Sebagian besar bisnis yang telah sukses umumnya memiliki situs web, dan web itu sendiri sudah merupakan pengalaman visual.

Dalam dunia marketing, strategi konten visual yang kuat untuk berbagi secara luas telah menjadi landasan penting bagi banyak pemasar.

Bahkan, konten dengan visual mendapat 94% lebih banyak penayangan, dan 80% pembaca lebih memilih untuk membaca informasi sejak awal jika visualnya menarik.

Artikel lainnya: SWOT

Infografis sudah pasti digunakan sebagai strategi pemasaran. Desain konten visual yang berkembang saat ini sangat mudah dicerna, hal itu mungkin menjadi alasan mengapa banyak bisnis masih memanfaatkannya.

Untuk pemula, bisnis yang secara finansial sedang berusaha tumbuh tentu harus mengetahui cara membuat infografis yang efektif. Hal ini adalah strategi promosi yang penting untuk menghasilkan lalu lintas (traffic) dengan biaya yang terjangkau.

Peran infografis begitu efektif untuk menarik perhatian target audiens atau brand awareness Anda dan menyampaikan informasi secara sederhana. Warna dan visual mengkomunikasikan pesan dan meninggalkan citra yang melekat di benak target audiens.

Apa yang membuat infografis sangat sukses?

Stimulasi visual menarik perhatian kita, mempengaruhi sikap kita dan meningkatkan emosi kita.

Sifat visual infografis sangat efektif karena memang seperti itulah otak kita terhubung.

Manusia memproses gambar 60.000 kali lebih cepat daripada teks, memungkinkan retensi informasi yang cepat dan efisien.

Ketika informasi yang kompleks disajikan dengan cara yang menarik, akan jauh lebih mudah untuk menarik reaksi dan diingat.

Sederhananya, di antara makalah penelitian dengan teks hitam pada latar belakang putih vs infografis berwarna-warni, apa yang akan Anda pilih?

Merangsang secara visual tidak harus berarti dengan gambar yang luar biasa. Karena simplicity is a key, kesederhanaan adalah kunci dalam membuat konten visual yang baik.

Poin Penting Dalam Membuat Infografis yang Baik

Tutorial membuat infografis – Bagaimana cara membuat infografis yang baik? Coba simak gambar di bawah ini sebelum kita membedahnya lebih detail.

peran infografis, cara membuat INFOGRAFIS konten visual YANG BAIK, Tutorial membuat infografis

Memvisualisasikan konten telah menjadi strategi berkelanjutan selama bertahun-tahun. Infografis menambahkan dimensi baru dalam membentuk apa yang dilihat oleh pengguna dan memberikan konteks baru.

Dengan menggunakan visual yang sesuai, infografis menunjukkan informasi yang begitu kompleks, hubungan dalam data, hierarki, geografi, demografi, hingga kronologi.

Pengguna bisa mendapatkan kejelasan langsung tentang isu-isu dan membentuk gambaran yang lebih menyeluruh dari informasi yang disajikan dalam waktu yang lebih cepat daripada untuk membaca sejumlah besar teks.

Berikut hal-hal yang wajib diperhatikan dalam merancang atau membuat infografis.

Validitas Data

Periksa keakuratan data Anda, jangan menganggap bahwa semua informasi yang beredar di internet adalah fakta. Dapatkan informasi dari sumber yang kredibel dan beri kredit di bagian bawah infografis Anda.

Bermanfaat dan Bermakna

Jangan hanya memaparkan angka yang tidak berguna pada grafik. Infografis Anda membutuhkan konsep awal, tengah, dan akhir yang jelas dan kuat. Infografis harus dibaca seperti sebuah cerita, bukan seperti kutipan lepas.

Psikologi warna

Tutorial membuat infografis – Bagaimana marketing dapat menggunakan kekuatan warna untuk meningkatkan traffic dan memanfaatkan konten visual serta keunggulan sebuah produk?

Jika Anda mendengar atau membaca kata-kata “mobil kuning”, misalnya gambar pertama yang terlintas dalam pikiran adalah versi pribadi Anda dari mobil kuning. Untuk beberapa orang mungkin Lamborghini, bagi yang lain mungkin itu adalah taksi.

Apa hubungan psikologi warna dengan cara membuat infografis yang baik dan efektif?

Warna adalah bagian integral dari pemasaran dan memainkan peran yang besar dalam mempengaruhi keputusan audiens. Riset pemasaran seputar psikologi warna telah meneliti bagaimana pengaruh warna terhadap perilaku, pengambilan keputusan dan asosiasi nilai.

Brand besar seperti McDonald, KFC, dan banyak lainnya telah melakukan investasi besar dalam branding untuk memastikan bahwa brand image mereka menggunakan warna yang tepat untuk pasar yang tepat.

Desain

Tutorial membuat infografis – Pekerjaan nomor satu Anda adalah menunjukkan data kepada orang-orang. Inilah sebabnya mengapa Anda harus memiliki keseimbangan grafik dan elemen visual yang tepat.

Tipografi adalah elemen penting lainnya. Berbagai jenis font menimbulkan emosi yang berbeda dan biasanya digunakan untuk tujuan yang berbeda.

Ketika digunakan secara kreatif dan tepat, tipografi dapat menghasilkan kekuatan pada brand, jika salah memilih font justru malah melemahkan brand tersebut. Dan yang terpenting, font harus memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi.

Branding

Tutorial membuat infografis- Konten visual sangat fleksibel dan dapat dibuat untuk memenuhi kebutuhan setiap target audiens. Dan dengan berbagai gaya, font, skema warna dan visualisasi data, mereka dapat dirancang agar sesuai dengan merek apa pun. Namun, cara membuat infografis yang baik dan efektif tentu saja memerlukan konsistensi visual dengan brand image Anda.

Audiens Anda mungkin sudah akrab dengan gaya penulisan atau citra tertentu dalam bentuk pemasaran Anda yang lain. Membawa gaya itu ke dalam infografis Anda akan meningkatkan “keakraban” hubungan brand Anda dengan audiens.

Shareability (Kemampuan untuk dibagikan)

Tutorial membuat infografis – Cara Membuat Infografis yang efektif – Konten baru yang diupload ke internet berada pada tingkat yang menakjubkan, terdapat sekitar 2 juta posting blog per hari. Itu sebabnya membuat infografis saja tidak cukup jika Anda ingin memasarkan dengan sukses.

Penelitian telah menunjukkan bahwa infografis tiga kali lebih mungkin untuk dibagikan daripada bentuk konten lain di media sosial — tetapi Anda akan tetap memerlukan strategi yang tepat. Oleh karena itu, cara membuat infografis yang efektif adalah dengan membuatnya sebisa mungkin ditujukan untuk dibagikan dan “dipasarkan” ke blog lain.

SEO

Tutorial membuat infografis – Cara membuat infografis yang efektif selanjutnya adalah dengan memanfaatkan SEO. Optimisasi mesin pencari adalah elemen mendasar yang perlu dibangun ke dalam desain Anda untuk membuat merek Anda terlihat. Namun, karena infografis pada dasarnya adalah file gambar, aturan SEO yang normal tidak berlaku.

Nama file adalah salah satu bagian dari SEO yang cenderung diabaikan. Mesin pencari memindai nama file untuk menentukan subjek, jadi nama file harus singkat, namun deskriptif.

Penamaan file seperti Image0034.jpg mempersulit crawler milik google dan mesin pencari lainnya.

Memiliki deskripsi meta yang jelas, sekitar 155 karakter, juga sangat penting. Tidak hanya akan muncul pada mesin pencarian, tetapi ini juga merupakan bagian terakhir dari informasi yang dilihat audiens sebelum memutuskan untuk mengklik.

Evaluasi Konten Visual Pada Blog

Tutorial membuat infografis – Anda mengandalkan konten blog 2,500-kata per artikel dengan pembahasan yang mendalam?

Ini adalah praktik yang relatif umum dilakukan untuk mencapai banyak lalu lintas organik — terutama mengingat hasil halaman pertama rata-rata adalah 1.890 kata.

Jumlah kata yang tinggi sering menunjukkan cakupan mendalam yang diteliti dengan baik.

Salah satu cara untuk memanfaatkan konten tersebut adalah menjadikannya sebagai infografis, yang akan menarik perhatian pembaca. Postingan blog kemudian dapat digunakan untuk menguraikan apa yang telah disajikan.

Referensi

Cara Membuat Infografis dengan Powerpoint

Bagi Anda yang bukan designer dan tidak fasih menggunakan software desain seperti adobe, Anda bisa mencoba membuat infografis menggunakan powerpoint.

Sebenarnya microsoft office memiliki beberapa set untuk pembuatan chart yang bisa Anda manfaatkan. Untuk memudahkannya Anda dapat mengingat beberapa poin berikut ini:

Column: Digunakan untuk membandingkan berbagai kategori atau untuk menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu (dari kiri ke kanan).

Pie chart: Digunakan untuk membuat perbandingan bagian-ke-keseluruhan. (Catatan: Mereka bekerja paling baik dengan set data kecil.)

Garis: Digunakan untuk menampilkan data yang terus berubah seiring waktu. Ideal untuk menampilkan volatilitas, tren, akselerasi, atau perlambatan.

Donat: Gunakan seperti diagram lingkaran. Variasi gaya ini memungkinkan Anda untuk meletakkan angka, grafik, atau visual lainnya di tengah grafik.

Bar: Gunakan seperti bagan kolom. (Bilah horizontal memudahkan untuk menampilkan nama kategori panjang.)

Setelah memahami fungsi umum dari chart tersebut, saatnya Anda berkreasi membuat infografis dengan powerpoint.

Berikut ini cara membuat infografis dengan konsep timeline menggunakan powerpoint:

1. Pilih “SmartArt” dari bilah navigasi PowerPoint.

Untuk membuat garis waktu atau timeline di PowerPoint,  buka PowerPoint dan klik “Insert” dari bilah navigasi atas, seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Kemudian, pilih ikon SmartArt tempat Anda akan menemukan beberapa kategori gambar untuk dipilih.

cara membuat infografis

2. Temukan grafik yang sesuai dengan data Anda

Ada dua style grafik yang membuat garis waktu atau timeline yang efektif. Yang pertama adalah style Process.

cara membuat infografis dengan powerpoint
style process

Untuk mempermudah pilihan Anda, cobalah bentuk basic timeline seperti di bawah ini lalu isi point-point tersebut dengan angka tahun:

cara membuat infografis dengan ppt
basic timeline

3. Atur Gaya Infografis Anda

Aturlah sedemikian rupa, Anda dapat memperpanjang gambar panah, memberinya warna, Anda juga dapat mengedit size dan warna semua lingkaran. Cobalah mengeksplor, berikut ini contohnya.

cara membuat infografis timeline dengan powerpoin
edit style

4. Siapkan Icon atau Gambar Pendukung

Anda browsing terlebih dahulu icon-icon yang ada di google yang memiliki format png dengan latar belakang transparan atau bisa juga dengan latar belakang putih apabila infografis anda memiliki warna yang sama. Simpan di folder tersendiri agar Anda memiliki stok icon yang dapat digunakan di lain waktu. Ini adalah website yang saya suka untuk mencari icon gratis.

mencari icon gratis dengan flaticon
tampilan website flaticon

5. Atur Layout Infografis Keseluruhan

Tambahkan icon-icon untuk memberi penjelasan di setiap angka tahun dengan menu insert atau bisa juga lakukan drag and drop saja untuk lebih cepatnya. Sementara untuk text, gunakan insert a text box. Atur tata letak seperti contoh di bawah ini.

cara membuat infografis
Membuat infografis timeline perusahaan

Tidak terlalu rumit bukan? Silahkan mencoba membuat infografis Anda sendiri. Semoga artikel ini membantu.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.